Sosialisasi program shuttle time bulutangkis: mewujudkan pengalaman bermain bulutangkis yang menyenangkan di sekolah dasar

Authors

  • Novri Gazali Universitas Islam Riau
  • Dea Mustika Universitas Islam Riau
  • Romi Cendra Universitas Islam Riau
  • Sukaredo Sukaredo Universitas Islam Riau
  • Rapindo Rapindo Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.17977/um075v3i22023p128-136

Keywords:

Shuttle time, bulutangkis, sekolah dasar

Abstract

Belum tersedianya wadah pembinaan olahraga bulutangkis di sekolah-sekolah disebabkan oleh kurangnya sarana dan prasarana, sehingga menghambat guru pendidikan jasmani dalam melakukan pembinaan. Menanggapi masalah ini, tim pengabdian masyarakat menawarkan solusi dengan meluncurkan program Badminton Shuttle Time untuk para siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan program shuttle time bulutangkis di Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 168 Pekanbaru, dengan jumlah peserta 30 siswa. Ada tiga tahap pada metode ini, yaitu: (i) persiapan, (ii) pelaksanaan, dan (iii) evaluasi. Dari kegiatan ini, siswa-siswa menjadi antusias dalam belajar teknik dasar bermain bulutangkis. Mereka mengalami peningkatan cukup signifikan dalam keterampilan bulutangkis jika dilihat berdasarkan tes awal dan akhir. Selain itu, terlihat adanya perbaikan yang mencolok dalam koordinasi gerakan, menjadi indikator peningkatan signifikan dalam prestasi mereka. Berdasarkan sosialisasi program shuttle time ini, siswa bisa lebih mengenal dan menyukai bulutangkis. Kegiatan diharapkan bisa dilanjutkan di sekolah dasar lainnya.

References

Asrofi, H., F. P., & Haetam, M. (2016). Kemampuan Teknik Dasar Bulutangkis Pada Atlet Pemula Di Asjad Club Pontianak. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(August), 128. https://doi.org/10.26418/jppk.v10i12.50830

Budiman, D., Suhendi, H., & Indonesia, U. P. (2016). Penerapan Modifikasi Alat untuk Meningkatkan Keterampilan Bermain Bulutangkis. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 1(2), 68–76.

Cahyati, N. N., & Hariyanto, E. (2019). Survei sarana dan prasarana dalam pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Pasuruan. Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia, 3(2), 111–120. http://dx.doi.org/10.17977/um040v3i2p111-120

Donie, Ar., I., & Hermanzoni. (2021). Implementation of Integrated Shuttle Time in Involving and Developing Badminton Sports. Journal Humanities: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 13–18. https://doi.org/10.24036/jha.0201.2021.03

Donie, D., Arifianto, I., Hermanzoni, H., Irawan, R., Edmizal, E., Soniawan, V., & Setiawan, Y. (2019). Implementasi Shuttle Time Terpadu Dalam Pemassalan Dan Pengembangan Olahraga Bulutangkis. Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan, 2(2), 35. https://doi.org/10.31851/dedikasi.v2i2.5409

Donie, Y., A. A., Fardi, A., Pratama, A. O., & Edmizal, E. (2023). Peningkatan Badminton Coaching Skill Bagi Guru PAUD Se-Kota Padang Melalui Pendekatan Shuttle Time. Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan, 6(2), 422–427. https://doi.org/10.31851/dedikasi.v6i2.13625

Duncan, M. J., AlShabeb, A., Fitton Davies, K., Alshahrani, N., & Almasoud, Y. (2023). A 6-Week Badminton-Based Movement Intervention Enhances Fundamental Movement Skills and Physical Fitness in Saudi Boys and Girls. Sports, 11(7), 1–17. https://doi.org/10.3390/sports11070132

Gazali, N., & Cendra, R. (2017). Sosialisasi Shuttle Time Bulutangkis Di SD Negeri 91 Pekanbaru. JPKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 23(2), 305–308.

Latif, A. (2018). Persepsi Peserta Ekstrakurikuler Bulutangkis Terhadap Program Latihan Berbasis Shuttle Timedi Man 5 Sleman. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, 6(1), 1–8.

Pratama, E. Y. (2022). Modifikasi permainan kecil pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(3), 194–197.

Saleh, M. S., & Ramdhani, S. (2020). Survei Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani dan Tingkat Kesegaran Jasmani Siswa Kelas VIII SMP PGRI Barembeng Kabupaten Gowa. Journal Coaching Education Sports, 1(1), 51–64. https://doi.org/10.31599/jces.v1i1.86%0AVol.1

Saputro, E. A., Yogaswara, R. R., & Erliyanti, N. K. (2022). Pengenalan Teknik Dasar Bulu Tangkis Pada Anak – Anak di Dusun Congkop, Desa Keboansikep, Kabupaten Sidoarjo. Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 53. https://doi.org/10.30998/jurnalpkm.v5i1.7336

Winei, A. A. D., Ekowati, Setiawan, A., Jenuri, Weraman, P., & Zulfikhar, R. (2023). Dampak Lingkungan Sekolah terhadap Hasil Belajar dan Kesehatan Mental Siswa. Journal on Education, 6(1), 317–327. http://jonedu.org/index.php/joe

Zarwan, Arsil, & Hardiansyah, S. (2018). Studi Tentang Kemampuan Teknik Dasar Bulutangkis Siswa Sekolah Dasar Zarwan, Arsil, Sefri Hardiansyah. Majalah Ilmiah, 25(2), 149–158.

Downloads

Published

2024-09-22

How to Cite

Gazali, N., Mustika, D., Cendra, R., Sukaredo, S., & Rapindo, R. (2024). Sosialisasi program shuttle time bulutangkis: mewujudkan pengalaman bermain bulutangkis yang menyenangkan di sekolah dasar. PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 128–136. https://doi.org/10.17977/um075v3i22023p128-136