Pengaruh Weight Training Menggunakan Metode Pyramid Set Terhadap Perubahan Tekanan Darah Dan Energy Expenditure Pada Atlet Angkat Berat Kota Malang
Keywords:
Weightlifting athletes, Blood pressure, Energy expenditureAbstract
Latihan beban (weight training) merupakan suatu bentuk latihan yang terstruktur dengan memanfaatkan alat beban, bertujuan untuk meningkatkan massa otot serta kekuatan fisik. Selama pelaksanaan, latihan ini dapat menyebabkan peningkatan sementara pada tekanan darah, namun dalam jangka panjang, latihan beban berpotensi menurunkan tekanan darah pada individu yang melakukannya secara teratur. Salah satu metode yang dapat diterapkan dalam latihan beban adalah metode piramida set. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan model pretest-posttest satu kelompok. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 10 atlet. Untuk menganalisis data, ponaliti menerapkan Uji t Berpasangan (Paired Sample t Test). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengukuran tekanan darah sistolik dan diaxtolik mengalami penurunan yang signifikan setelah penerapan program latihan Pyramid Set, meskipun hasil uji Paired Sample t-test meaugjukkan bahwa tekanan darah sistolik (p value = 0.225) dan diastolik (p value= 0.351) tidak menunjukkan signifikansi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan signifikan pada tekanan darah atlet angkat berat di Kota Malang akibat beban latihan dengan metode piramida set Namun pengeluaran energi terbukti memiliki dampak yang signifikan terhadap latihan beban dengan metode tersebut.




