PROTEKSI: Program edukasi dan konseling terintegrasi untuk remaja sebaya tentang kesehatan reproduksi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.17977/um075v5i22025p150-162

Keywords:

Kesehatan reproduksi, peer educator, edukasi, sekolah, well-being

Abstract

Kondisi remaja yang dalam masa tidak stabil membuat remaja rentan akan berbagai perilaku negatif. Beberapa penyebab masalah remaja adalah kurangnya komunikasi terbuka, adanya budaya tabu tentang seksualita, dan pendidikan kesehatan reproduksi berbasis sekolah yang tidak memadai. Tujuan program PROTEKSI sebagai meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan pencegahan NAPZA, memberikan keterampilan teknologi media edukasi, meningkatkan program PIK-R sekolah, serta mendukung peer educator sebagai agen perubahan yang mempromosikan kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. Metode kegiatan melalui sosialisasi dengan pihak sekolah, pendidikan kesehatan reproduksi remaja, pelatihan menggunakan aplikasi Canva, pendampingan dan evaluasi dan pengangkatan duta PROTEKSI. Pengabdian ini dilakukan pada bulan Agustus-November 2024 di SMK Negeri 2 Malang dengan jumlah peserta 45 siswa-siswi. Kegiatan ini menghasilkan seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan rata-rata sebanyak 22,2 poin terkait masalah kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan pencegahan NAPZA dengan tingkat pengetahuan sebagian besar baik. Seluruh peserta dapat membuat media edukasi melalui platform Canva dan pengangkatan duta PROTEKSI sekaligus anggota PIK-R sekolah yang bertugas sebagai peer educator siswa-siswi terkait masalah kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan pencegahan NAPZA di sekolah.

References

Amelia, D., Merawati, D., Hasanah, Z., Puriastuti, A. C., & Novembriani, R. P. (2024). Reproductive Health Education and Bullying Prevention. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(S5), 661-668. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6iS5.4696

Badan Pusat Statistik Indonesia. (21 Oktober 2020). Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Diakses pada 14 Juli 2025, dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjExMSMx/laporan-survei-demografi-dan-kesehatan-indonesia.html

Busi, S., & Chea, N. (2017). Barriers of Discussion Concerning Sexual and Reproductive Health Issues Among Adolescents and Parents, Hawassa, SNNPR, Ethiopia. Biomedical Journal of Scientific & Technical Research, 1(7), 1947-1953. https://doi.org/10.26717/bjstr.2017.01.000591

Citrawathi, D. M., Bakar, A. Y. A., Adnyana, P. B., Widiyanti, N. L. P. M., & Sudiana, I. K. (2022). Effect of the problem-based adolescent reproductive health module on students' life skills and attitudes. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 41(3), 731-741. https://doi.org/10.21831/cp.v41i3.48303

Cunha, T. S. D. (2022). Peer Educator Can Change the Health Literacy in Adolescents. Mikia Mimbar Ilmiah Kesehatan Ibu Dan Anak. Maternal and Neonatal Health Journal, 1–10. https://doi.org/10.36696/mikia.v6i1.75

Dewi, C. P. L. (2023). Kebutuhan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Sekolah Menjelang Menarche Di Wilayah Kerja Dinas Pendidikan Kota Mojokerto. Ezra Science Bulletin, 1(2), 406–412. https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i2.67

Fernández-Ruiz, M. (2023). Young Women’s Attitudes and Concerns Regarding Pornography and Their Sexual Experiences: A Qualitative Approach. Healthcare, 11(21), 2877. https://doi.org/10.3390/healthcare11212877

Gomaa, A. E., Mitwally, H., & Abdou, R. (2022). Communication Barriers With Parents Regarding Reproductive Health Issues From the Adolescents’ Perspectives in Alexandria. Tanta Scientific Nursing Journal, 24(1), 118–154. https://doi.org/10.21608/tsnj.2022.217699

Ithriyah, S., & Nurmawati, N. (2021). Understanding of Islam Reproduction as Muhammadiyah’s Dakwah Movement. Devotion Journal of Research and Community Service, 3(1), 54–58. https://doi.org/10.36418/dev.v3i7.169

KPAI. (2023). Data Kasus Perlindungan Anak dari Pengaduan ke KPAI Tahun 2023. https://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasusperlindungan-anak-dari-pengaduan-ke-kpai-tahun-2023

Kumala, A., Salma, W. O., & Harleli, H. (2024). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Pola Makan untuk Mencegah Gastrisitas pada Remaja di SMAN 2 Kendari Tahun 2024. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat, 4(1), 11–17. https://journal.uho.ac.id/index.php/jkkm/article/view/1128

Kyilleh, J. M., Tabong, P. T., & Konlaan, B. B. (2018). Adolescents’ Reproductive Health Knowledge, Choices and Factors Affecting Reproductive Health Choices: A Qualitative Study in the West Gonja District in Northern Region, Ghana. BMC International Health and Human Rights, 18(1). https://doi.org/10.1186/s12914-018-0147-5

Laili, A. N. (2023). Strengthening Adolescent Reproductive Health in the Information Age. Frontiers in Community Service and Empowerment, 2(2), 40–44. https://doi.org/10.35882/ficse.v2i2.36

Liang, M., Simelane, S., Fillo, G. F., Chalasani, S., Weny, K., Canelos, P. S., Jenkins, L., Moller, A.-B., Chandra-Mouli, V., & Say, L. (2019). The state of adolescent sexual and reproductive health. Journal of Adolescent Health, 65(6), S3–S15. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjExMSMx/laporan-survei-demografi-dan-kesehatan-indonesia.html

Maruf, M. A., Richter, K., & Soonthorndada, A. (2021). Predisposing, Enabling and Reinforcing Factors Associated With Sexual Intercourse Intention Among Indonesian Young Men. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(1), 66-76. https://doi.org/10.24853/jkk.17.1.66-76

Mkama, S. W. (2023). Prevalence and Associated Factors of Adolescent Pregnancy Among Women Attending Antenatal Clinic at Tumbi Regional Referral Hospital, Coast Region, Tanzania. International Journal of Science and Research Archive, 10(1), 597–604. https://doi.org/10.30574/ijsra.2023.10.1.0783

Monoarfa, M., & Haling, A. (2021). Pengembangan media pembelajaran canva dalam meningkatkan kompetensi guru. Seminar Nasional Hasil Pengabdian. https://ojs.unm.ac.id/semnaslpm/article/view/26259

Mustikawati, R., Rachmawati, W. C., Redjeki, E. S., & Ulfah, N. H. (2025). Effectiveness of 3D poster in improving menstrual hygiene knowledge among adolescent girls: A quasi-experimental study. Public Health and Occupational Safety Journal, 1(1), 40-52. https://doi.org/10.56003/phosj.v1i1.531

Oktaviani, M. (2023). Capacity Building for Adolescent Health Cadres Regarding Adolescent Reproductive Health at the Tawangrejo Health Center Madiun City. International Journal of Advanced Health Science and Technology, 3(4), 241–245. https://doi.org/10.35882/ijahst.v3i4.259

Solihah, R., Sunarni, N., & Asmarani, S. U. (2022). Smart Teens With Reproductive Health Digital Pocket Book. Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 905–909. https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i2.1476

Tarsikah, T., Amelia, D., Setyaningsih, W., Yudianti, I., Oktaviani, N. A., & Imania, D. W. (2022). Keterampilan Kader Sebaya Dalam Edukasi Mempengaruhi Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Jurnal Idaman (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan), 6(2), 77–83. https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/idaman/article/download/3642/513

Downloads

Published

2025-08-05

How to Cite

Yunus, M., Amelia, D., Suprobo, N. R., Devi, T., Athallah, R. F., Billah, M. A. A., & Wibowo, R. A. (2025). PROTEKSI: Program edukasi dan konseling terintegrasi untuk remaja sebaya tentang kesehatan reproduksi. PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 150–162. https://doi.org/10.17977/um075v5i22025p150-162