Simulasi dan studi kasus pencegahan kekerasan seksual di lingkungan asrama Universitas Negeri Malang
DOI:
https://doi.org/10.17977/um075v5i12025p106-114Keywords:
Kekerasan seksual, pencegahan, simulasi, studi kasusAbstract
Pelecehan seksual yang kerap terjadi di lingkungan kampus saat ini menjadi isu mendesak yang perlu mendapat perhatian. Dengan disahkannya Permendikbud No. 30 Tahun 2021, artinya pemerintah berkomitmen untuk menindak tegas kasus-kasus kekerasan seksual yang ada. Berbagai strategi kesehatan dan edukasi telah dirancang dan diimplementasikan untuk mencegah keberulangan kekerasan seksual. Pengabdian masyarakat ini dirancang dengan kegiatan simulasi dan studi kasus. Sementara itu, pelatihan ini menggunakan media atau alat bantu berupa flashcard. Materi pelecehan seksual yang diberikan kepada peserta meliputi definisi, jenis-jenis pelecehan seksual, penyebab, dampak, dan cara pencegahannya. Peserta pengabdian masyarakat adalah mahasiswa yang tinggal di area kampus. Untuk mengukur pengetahuan peserta, dilakukan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan mereka meningkat setelah pelatihan diadakan. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi model edukasi untuk pendidikan dan pengembangan pengetahuan tentang pelecehan seksual. Dengan demikian, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan yang komprehensif. Meskipun demikian, pihak kampus perlu menambahkan edukasi pelecehan seksual sebagai agenda utama yang rutin dilaksanakan di setiap tingkatan, baik di tingkat jurusan, fakultas, universitas, dan asrama sehingga seluruh yang berada di lingkungan kampus menerima edukasi pelecehan seksual tersebut.
References
Basile, K. C., D’Inverno, A. S., & Wang, J. (2020). National Prevalence of Sexual Violence by a Workplace-Related Perpetrator. American Journal of Preventive Medicine, 58(2), 216–223. https://doi.org/10.1016/j.amepre.2019.09.011
Bloom, B. E., Sorin, C. R., Wagman, J. A., & Oaks, L. (2021). Employees, Advisees, and Emerging Scholars: A Qualitative Analysis of Graduate Students’ Roles and Experiences of Sexual Violence and Sexual Harassment on College Campuses. Sexuality and Culture, 25(5), 1653–1672. https://doi.org/10.1007/s12119-021-09841-w
Bonar, E. E., DeGue, S., Abbey, A., Coker, A. L., Lindquist, C. H., McCauley, H. L., Miller, E., Senn, C. Y., Thompson, M. P., Ngo, Q. M., Cunningham, R. M., & Walton, M. A. (2022). Prevention of sexual violence among college students: Current challenges and future directions. Journal of American College Health, 70(2), 575–588. https://doi.org/10.1080/07448481.2020.1757681
Bondestam, F., & Lundqvist, M. (2020). Sexual harassment in higher education–a systematic review. European Journal of Higher Education, 10(4), 397–419. https://doi.org/10.1080/21568235.2020.1729833
Bouriami, A., Boussa, S., & Adib, A. R. El. (2024). Effects of Role-Play Simulation-Based Case Studies on Motivation and Learning Strategies in Healthcare Sciences: A Randomized Controlled Trial. Sage Journals. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/10468781241301103
Dills, J., Fowler, D., & Payne, G. (2016). Sexual violence on campus : strategies for prevention. Center for Disease Control and Prevention. https://stacks.cdc.gov/view/cdc/43899
Elindawati, R. (2021). Perspektif feminis dalam kasus perempuan sebagai korban kekerasan seksual di Perguruan Tinggi. AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender Dan Agama, 15(2), 181–193.
Hamid, A. (2022). Perspektif Hukum Terhadap Upaya Antisipasi Dan Penyelesaian Kekerasan Seksual Di Perguruan Tinggi. Al-Adl: Jurnal Hukum, 14(1), 42–64. http://dx.doi.org/10.31602/al-adl.v14i1.6009
Kemendikbudrisktek. (2021a). Buku Panduan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi.
Kemendikbudrisktek. (2021b). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia No 30 Tahun 2021.
Margaretta, S. S., & Kristyaningsih, P. (2020). The effectiveness of sexual education on sexuality knowledge and how to prevent sexual violence in school age children. JIKBW Press.
Quran, R. F. (2022). Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(15), 480–486. https://doi.org/10.5281/zenodo.7052155
Simanjuntak, E. G., & Isbah, M. F. (2022). The New Oasis: Implementasi Permendikbud tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi. Jurnal Analisa Sosiologi, 11(3), 537–555. https://doi.org/10.20961/jas.v11i3.59736
Universitas Negeri Malang. (2020). Asrama UM. https://asrama.um.ac.id/14987-2/
Universitas Negeri Malang. (2022). Penetapan Satgas PPKS sebagai Tindak Lanjut Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021. https://um.ac.id/berita/penetapan-satgas-ppks-sebagai-tindak-lanjut-permendikbud-nomor-30-tahun-2021/
Vidayanti, V., Tungkaki, K. T. P., & Retnaningsih, L. N. (2020, October). pengaruh pendidikan seks dini melalui media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan anak usia sekolah tentang seksualitas di SDN Mustokorejo Yogyakarta. In Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KesMas Respati, 5(2), 203–2014. https://doi.org/10.35842/formil.v5i2.331
Wong, Y. J., Vaughan, E. L., & Klann, E. M. (2017). The Science and Practice of Prevention from Multicultural and Social Justice Perspectives. Cambridge University Press. https://www.cambridge.org/core/books/abs/cambridge-handbook-of-international-prevention-science/science-and-practice-of-prevention-from-multicultural-and-social-justice-perspectives/E0D78FD93013F072FAD83EBF24CD969C
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Paramytha Magdalena Sukarno Putri, Mika Vernicia Humairo, Nohan Arum Romadlona, Dian Puspitaningtyas, Ratih Anggraeni, Hera Ratna Dwi Maharsi, Lorenza Arinda Saputri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




